Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya menggelar acara religius bertajuk “Gema Lailatul Qira’ah” dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026. Acara yang berlangsung mulai pukul 20.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya sekaligus Ketua LPTQ Jawa Timur, KH. Abdul Hamid Abdullah.
Kehadiran KH. Abdul Hamid Abdullah menjadi magnet utama dalam acara yang mengusung tema “Membangun generasi qurani dengan sanubari sejak dini”. Dalam suasana yang khidmat, beliau tampak memberikan arahan dan motivasi di hadapan ratusan santri dan jamaah yang memadati aula pesantren.
Sebagai sosok sentral dalam pembinaan qori-qoriah di Jawa Timur, KH. Abdul Hamid menekankan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an bukan sekadar pada keindahan bacaan, melainkan kedalaman hati atau sanubari. Hal ini sejalan dengan visi pesantren yang terletak di Jl. Kebonsari Baru Selatan No. 1 Surabaya tersebut.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan sederet Qori’ dan Qoriah Nasional yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan merdu. Di antara para penampil tersebut adalah:
- Usth. Manzilatur Rohmah
- Ust. Abu Habsyi
- Fathir Zulfiyan Alfi
- M. Akbar Sadewa
- Serta para qori muda berbakat seperti Awwab Abu Allam, Salman Alfarizi, dan Azzam Naqiba.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para jamaah pria dan wanita tampak antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai. Dokumentasi kegiatan menunjukkan KH. Abdul Hamid Abdullah saat memberikan sambutan dan sesi lantunan ayat suci yang dibawakan oleh para qori cilik, yang menambah kekhusyukan malam peringatan turunnya Al-Qur’an tersebut.
Acara ini terselenggara atas kerja sama berbagai pihak, termasuk dukungan dari Eco Pesantren dan Kanomas Tour & Travel. Dengan adanya Gema Lailatul Qira’ah ini, diharapkan lahir generasi baru yang tidak hanya mahir dalam seni tilawah, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup utama.
04.25
hilo
