Shalat tarawih perdana 2024 di Masjid Al Akbar


 Belasan ribu jamaah Muslim mengikuti Shalat Tarawih pertama pada 1 Ramadhan 1445 Hijriah di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Senin (11/3/2024) malam.

“Hari ini, Masjid Al-Akbar menggelar pelaksanaan shalat tarawih, dengan hitungan jamaahnya 15 ribuan jamaah, sesuai tingkat kepadatan yang kami pantau,” kata Humas MAS Helmy M Noor.

Pelaksanaan ibadah shalat tarawih di hari perdana itu penuh sesak sampai shaf tidak cukup, jamaah shalat sampai di serambi. Meski “banjir” jamaah, tapi pelaksanaan tarawih berjalan lancar dan tidak ada kejadian apapun.

Shalat tarawih perdana itu dipimpin langsung oleh Imam Besar MAS KH Abdul Hamid Abdullah, sedangkan Dr KH M Sudjak (Ketua BPP MAS) bertindak sebagai penceramah.

Masyarakat di Surabaya dan sekitarnya sangat antusias mengikuti sholat tarawih yang juga ditayangkan live streaming di youtube “Masjid Al Akbar TV”.

“Target selama bulan Ramadhan ini, jamaah Masjid Al-Akbar bisa tembus satu juta jamaah karena Ramadhan tahun lalu sekitar 800 ribu jamaah,” katanya.

Sementara itu salah seorang jamaah Gen Z mengungkapkan perasaannya, karena pertama kali berpuasa dan tarawih di tanah perantauan.

“Sangat luar biasa kegiatan Ramadhan yang ada di Masjid Al-Akbar ini, sebelum melaksanakan ibadah difasilitasi dengan ceramah terlebih dahulu, kemudian tarawih,” katanya.




Peletakan Batu Pertama PP Digipreneur Al Yasmin

KH Abdul Hamid Abdullah SH  menghadiri  acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan  Pesantren Digipreneur Al Yasmin, pada Kamis 29 Februari 2024 Pukul 16.00 Wib* di Jl Pagesangan VIII No 17  Surabaya (Samping Utara Kantor PWNU Jatim). 


Majelis Subuh Genzi: Rahasia Muda Penuh Karya

 Assalamualaikum Wr. Wb.


"Bagaimana caranya menjadi pemuda yang penuh karya?"



Ikuti...

MAJELIS SUBUH GENZI Episode-7

Tema : "Rahasia Muda Penuh Karya"


Bersama

Ustadz Syam Elmarusy 

Da'i Islam Itu Indah TransTV

dan KH Abd Hamid Abdullah

Besok, 17 Desember 2023

pukul 04.00 - 07.00WIB 

(Diawali dengan Sholat Subuh Berjama’ah) 

di Ruang Utama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya


Program ini terbuka untuk UMUM dan GRATIS

Umroh 2023 dan Wisata Religi di Turki

 




STQHN Jambi: Membangun Generasi Berkarakter Qur'ani Menuju Indonesia Hebat

KH. Abdul Hamid Abdullah



Indonesia, sebagai negara dengan keragaman budaya dan agama, telah lama menerapkan nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu upaya nyata dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan adalah melalui Seleksi Tilawatil Qur'an dan Al-Hadits Tingkat Nasional (STQHN). STQHN telah menjadi wahana penting dalam membentuk generasi berkarakter Qur'ani, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada mewujudkan Indonesia yang hebat. STQHN tahun 2023 kali ini diadakan di provinsi Jambi.

Mengenal STQHN Jambi

STQHN merupakan ajang kompetisi yang diadakan secara berkala di seluruh Indonesia, di mana para peserta bersaing dalam bidang tilawah (membaca) Al-Qur'an dan Al-Hadits. Tujuan utama dari STQHN adalah untuk mengapresiasi serta mempromosikan pemahaman yang mendalam terhadap Al-Qur'an dan Al-Hadits. Selain itu, ajang ini turut merangsang minat masyarakat untuk menggali nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

STQHN di Jambi menjadi platform yang sangat penting dalam upaya menjaga kekhasan budaya dan agama, sambil tetap mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan Indonesia. Para peserta datang dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, yang masing-masing memiliki keahlian dalam berbagai aspek bacaan Al-Qur'an dan pemahaman Al-Hadits.

Membentuk Generasi Berkarakter Qur'ani

Salah satu dampak positif yang dihasilkan oleh STQHN di Provinsi Jambi adalah pembentukan generasi berkarakter Qur'ani. Dalam proses persiapan dan pelaksanaan kompetisi, peserta tidak hanya diajarkan tentang teknik membaca yang benar, tetapi juga mendalami pemahaman mendalam tentang makna ayat-ayat suci Al-Qur'an dan ajaran-ajaran Al-Hadits. Hal ini membantu peserta menginternalisasi nilai-nilai moral, etika, dan spiritual yang terkandung dalam kitab suci Islam.

Pendidikan karakter Qur'ani melalui STQHN tidak hanya berhenti pada tingkat individu peserta, tetapi juga merambat ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Keluarga peserta, teman-teman, dan masyarakat sekitar menjadi saksi bagaimana peserta menjalani proses pembelajaran dan bagaimana mereka mencerminkan nilai-nilai qur'ani dalam kehidupan sehari-hari.

Kontribusi untuk Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

STQHN di Bumi Melayu bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana yang kuat untuk membentuk nilai-nilai qur'ani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui kompetisi ini, peserta diajarkan tentang pentingnya toleransi, kerjasama, dan saling menghormati di tengah perbedaan budaya dan agama. Ini sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi semboyan Indonesia.

Selain itu, generasi berkarakter Qur'ani yang dihasilkan dari STQHN diharapkan dapat menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Mereka diharapkan dapat berperan aktif dalam mempromosikan perdamaian, keadilan sosial, dan kesejahteraan bagi semua warga negara.

STQHN yang digelar di kota Tugu Keris Siginjai merupakan upaya konkret dalam membentuk generasi berkarakter Qur'ani yang akan berkontribusi pada mewujudkan Indonesia yang hebat. Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya belajar teknik membaca Al-Qur'an dan pemahaman Al-Hadits, tetapi juga menerima pendidikan karakter dan moral yang mendalam. 

Dengan mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, STQHN memainkan peran penting dalam menjaga keberagaman dan menguatkan persatuan Indonesia. Tentunya untuk menjadi Indonesia maju, Indonesia hebat. Wallahua’lam bis shawab.


Sumber: https://jambiekspres.disway.id/read/670182/stqhn-jambi-membangun-generasi-berkarakter-qurani-menuju-indonesia-hebat